Penulis: AyoKudus

Semua Tentang Kudus
WOM Finance Bagikan Alquran untuk Ponpes

WOM Finance Bagikan Alquran untuk Ponpes

BERANDA, INFO RAYA
Penyerahan donasi Alquran dari WOM Finance untuk Ponpes di Kudus. (foto : istimewa) KUDUS, ayokudus.com –PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyemarakkan Ramadan dengan membagikan Alquran untuk santri di pondok pesantren. Branch Head WOM Finance Cabang Kudus Zaenal Effendi mengatakan, penyerahan bantuan Alquran ini menjadi bagian program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaannya di bulan puasa ini. “Dalam menyambut bulan Ramadhan 1441 Hijriyah, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) melakukan kegiatan CSR dengan membagikan Al-Quran ke Pondok Pesantren,” katanya, Jumat (8/5). Zaenal mengatakan, kegiatan ini didasari semangat kepedulian dan toleransi. Pembagian Alquran ini juga diniatkan untuk mendorong keutamaan membaca dan mengkhatamkan Al
Pemkab Kudus Menunggak Iuran JKN Rp 13,4 miliar

Pemkab Kudus Menunggak Iuran JKN Rp 13,4 miliar

INFO RAYA
ilustrasi (ayokudus.com) ayokudus – Tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditanggung Kabupaten Kudus terus membengkak. Anggaran yang tersedia untuk mendaftarkan sebanyak 186.754 warga kurang mampu menjadi peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang dikelola BPJS Kesehatan, habis sejak September lalu. Apalagi sejak Oktober ini, Pemkab Kudus menjambah jumlah peserta PBI Jaminan Kesehatan Daerah (JKD) sebanyak 10 ribu orang. Total warga kurang mampu di Kabupaten Kudus yang menjadi peserta JKN kategori PBI kini total mencapai 196.754 jiwa. Untuk membiayai iuran warga miskin sebanyak itu, rata-rata dibutuhkan anggaran sekitar Rp 4,5 miliar sebulan. Dengan jumlah itu, tunggakan iuran hingga akhir Desember 2019 diperkirakan mencapai Rp 13,4 miliar. Hal itu terungkap p
Khoiful Mukhib, Juara Asian Games Tercepat Kedua di Ternadi

Khoiful Mukhib, Juara Asian Games Tercepat Kedua di Ternadi

INFO RAYA, OLAHRAGA
Foto:Khoiful Mukhib (Dok. Tim 76 Indonesian Downhill) ayokudus - Sebanyak 15 rider bersaing untuk menjadi yang tercepat dalam Seeding Run kelas Men Elite di kejuaran 76 Indonesian Downhill 2019, yang digelar di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/10/2019). Di lintasan sepanjang 2,3 kilometer, peraih medali emas pada Asian Games 2018 Khoiful Mukhib yang memperkuat 76 Team berada di urutan kedua. Ia mencatatkan waktu 3 menit 27,237 detik di kelas men elite. Pahraz Salman Alparisi meraih catatan terbaik di kelas men elite dengan waktu 3 menit 23,836 detik. Sementara Popo Ariyo Sejati melengkapi tiga teratas Seeding Run dengan torehan waktu 3 menit 27,489 detik. Sedangkan di kelas women elite, Tiara Andini Prastika berada di peringkat teratas dengan catatan 4 m...
Wartawan Kudus Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih

Wartawan Kudus Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih

INFO RAYA, INSPIRASI
Warga mengambil air bersih bantuan PWI Kabupaten Kudus di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (10/10). (foto : ayokudus) ayokudus – Krisis air bersih masih dirasakan warga yang tinggal di wilayah Kabupaten Selatan. Selain sumur mengering, pasokan air dari PDAM Kabupaten Kudus pun hanya mengalir dua hari sekali. Melihat kondisi itu membuat wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menggelar bakti sosial berupa dropping air bersih untuk warga. Kegiatan dropping air bersih dimulai di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan. Rencananya, bantuan air bersih juga akan disalurkan kepada warga di Desa Terangmas, Lambangan, dan Kutuk secara bertahap. Desa Glagahwaru mengalami kesulitan air bersih sejak tiga bulan yang lalu. Satu mo
Belasan Pasangan Suami Istri Bersaing di Pilkades

Belasan Pasangan Suami Istri Bersaing di Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Politik biaya tinggi membuat jumlah bakal calon kepala desa di sejumlah desa di Kabupaten Kudus sedikit. Karena alasan modal, Kades petahana pun tak memiliki lawan. Imbasnya, muncul calon bayangan yang tak lain istrinya sendiri. Pragmatisme endahnya minat warga di sejumlah desa untuk maju sebagai calon kepala desa memunculkan fenomena menarik. Belasan pasangan suami istri bakal bertarung di Pilkades serentak di Kabupaten Kudus, 19 November mendatang. Pilkades yang hanya diikuti dua orang bakal calon kades suami istri antara lain terpantau di sembilan desa yakni di Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Desa Bakalan Krapyak, Papringan, dan Banget, ketiganya di Kecamatan Kaliwungu. Pilkades di Desa Medini, Wonosoco, Lambangan, Karangrowo, Kecamatan Undaan, juga diiku
Ceramah Batal, UAS Tetap Hadir di Kudus

Ceramah Batal, UAS Tetap Hadir di Kudus

INFO RAYA, VIRAL
ayokudus - Tablig akbar yang rencananya dihadiri Ustaz Abdul Somad (UAS) di Ponpes Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Al Achsaniyyah Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus Selasa malam (8/10/2019) batal digelar. Padahal woro-woro kehadiran UAS sudah beredar luas di masyarakat melalui poster, banner, maupun unggahan di media sosial. Rencananya UAS bakal mengisi tablig akbar dengan tema "Urip Iku Urup" pada pukul 18.00 WIB. Pengasuh Ponpes ABK KH Moh Faiq Afthoni dalam surat pemberitahuan berkop ponpes yang beredar luas di media sosial menyebutkan pembatalan tablig akbar untuk kebaikan bersama berbagai pihak. Namun dalam surat yang juga ditandatangani ketua panitia dan sekretaris Yulianto dan Ainun Nafisah itu tak menjelaskan sebab rinci pihak mana saja yang dimaksud. ...
Seleksi Tambahan Balon Kades, Komisi A Ingatkan Panitia Jangan Main Mata

Seleksi Tambahan Balon Kades, Komisi A Ingatkan Panitia Jangan Main Mata

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Seleksi tambahan yang akan digelar pada Pilkades serentak di sejumlah desa yang memiliki bakal calon (balon) kades lebih dari lima menjadi kewenangan penuh pantia Pilkades di tingkat desa. Ketua Komisi A DPRD Kudus Nurhudi mengingatkan, panitia Pilkades di tingkat desa jangan main mata dengan balon kades tertentu. Wakil rakyat dari Partai Gerindra ini mengatakan, seluruh panitia Pilkades di tingkat desa harus mampu bersikap netral dan bekerja secara profesional. Komisi A akan memantau hasil pemeriksaan syarat administrasi desa-desa yang jumlah pendaftar Pilkades lebih dari lima orang. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus menyebutkan, ada lima desa yang bakal calon kadesnya lebih dari lima orang. JANGAN KELEWATAN :- 294 Orang Berebut
294 Orang Berebut Jadi Kades di 116 Desa di Kudus

294 Orang Berebut Jadi Kades di 116 Desa di Kudus

INFO RAYA, POLITIK, Uncategorized
ilustrasi ayokudus – Sebanyak 294 bakal calon kepala desa mendaftar Pilkades serentak di 116 desa di Kabupaten Kudus. Sejumlah desa berpotensi menggelar seleksi tertulis karena bakal calon yang mendaftar lebih dari lima orang. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus menyebutkan, rekor jumlah bakal calon kades terbanyak yakni di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, sebanyak 13 orang. Desa lainnya yang bakal calon kades lebih dari lima orang yakni Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati sebanyak sebelas orang, Desa Gribig, Kecamatan Gebog sebanyak tujuh orang, Desa Tergo, Kecamatan Dawe sebanyak 12 pendaftar, dan Desa/Kecamatan Kaliwungu sebanyak enam orang. Sekretaris Kecamatan Kaliwungu Satria Agus Himawan membenarkan ada enam orang yang mendaftar kades di Desa Kaliwu
Kades Kedungdowo : Biaya Sertifikat Urusan Panitia PTSL

Kades Kedungdowo : Biaya Sertifikat Urusan Panitia PTSL

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Sejumlah warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus melaporkan dugaan pungli program PTSL ke Kejari Kudus dan Polres Kudus. Menanggapi itu, Kades Kedungdowo Malkan mengatakan, urusan program PTSL diurusi oleh panitia tersendiri. “Untuk program PTSL ada panitia sendiri di tingkat desa. Saya belum bisa berkomentar banyak,” katanya singkat. BACA JUGA :- Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL Di Kabupaten Kudus, ada sebanyak 44 desa di delapan kecamatan yang menerima program PTSL. BPN Kabupaten Kudus menargetkan bisa melakukan sertifikasi atas 38 ribu bidang tanah melalui program tersebut. Musyawarah Jumlah itu berasal dari target pengurusan sebanyak 36 ribu bidang tanah pada tahun ini. Sisanya merupakan sisa pekerjaan tahun sebe
Duh…Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL

Duh…Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL

INFO RAYA, VIRAL
Warga Kedungdowo laporkan dugaan pungli ayokudus – Program sertifikasi tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus menuai masalah. Sejumlah warga kecewa karena munculnya biaya program PTSL mencapai Rp 600 ribu per orang. Biaya itu dinilai menyalahi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang telah menetapkan biaya PTSL sebesar Rp 150 ribu per orang. Didampingi kuasa hukumnya, warga Desa Kedungdowo melaporkan dugaan pungli program PTSL ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus dan Polres Kudus. “Kami kecewa karena muncul biaya sampai Rp 600 ribu. Kami membandingkan pengurusan PTSL di desa lain seperti di Desa Papringan (Kecamatan Kaliwungu) yang hanya dikenai biaya Rp 150 ribu per orang,” kata Muhammad Lukman, sal