Minggu, Februari 23

INFO RAYA

Ribuan Pelanggan Kesulitan Air, PDAM Minta Anggaran Rp 15 Miliar

Ribuan Pelanggan Kesulitan Air, PDAM Minta Anggaran Rp 15 Miliar

INFO RAYA
Ketua DPRD Kudus Masan sidak di reservoir milik PDAM Kudus di Desa Medini, Kecamatan Undaan (ayokudus) – Ribuan pelanggan PDAM Kabupaten Kudus di Kecamatan Undaan kesulitan air bersih. Mereka kini hanya dijatah pasokan air dua hari sekali. Kesulitan ini imbas menurunnya debit air di sumur-sumur milik PDAM. Untuk mengatasi itu, PDAM Kabupaten Kudus bakal mengajukan permintaan anggaran hingga Rp 15 miliar kepada Pemkab Kudus. Usulan tambahan anggaran itu disampaikan Direktur PDAM Kabupaten Kudus Ayatullah Khumaini saat Ketua DPRD Kudus Masan menggelar sidak di reservoir milik PDAM di Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kamis (3/10/2019). “Persoalan kami saat ini, dari total 56 sumur yang ada debitnya hanya di angka 360 liter per detik. Ini sangat jauh dari ideal,” kata Khumaini. Men
Fenomena Cincin Matahari Gegerkan Warga Kudus, Begini Fakta Sebenarnya

Fenomena Cincin Matahari Gegerkan Warga Kudus, Begini Fakta Sebenarnya

INFO RAYA, VIRAL
(ayokudus) – Fenomena cincin matahari (halo matahari) muncul di langit Kabupaten Kudus, Selasa siang (1/10/2019). Fenomena ini sempat mengegerkan warga Kota Kretek. Tak sedikit yang kemudian mengabadikan momen langka tersebut untuk diunggah di media sosial. Ikon Kota Kudus pun tak luput dari warga yang ingin mengabadikan fenomena cincin matahari dengan latar belakang tempat khas kota Kudus. Salah satunya di kawasan Menara Kudus. Ahmad Sanusi (35), peziarah asal Tuban tak ingin ketinggalan mengabadikan fenomena langka ini. Dengan kamera ponselnya, ia mengambil foto cincin matahari di kawasan Menara Kudus. Sempat dikait-kaitkan dengan hal-hal tertentu, lantas apa sebenarnya fenomena cincin matahari ini? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi A
Diarak Pendukungnya, Mantan Ketua KPU Kudus Daftar Pilkades

Diarak Pendukungnya, Mantan Ketua KPU Kudus Daftar Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
(ayokudus) – Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus Moh Khanafi ikut meramaikan hajatan pesta demokrasi di tingkat desa. Ia menjadi bakal calon kades yang mendaftar pertama di Pilkades Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sebelum ke balai desa, Khanafi diarak pendukungnya keliling Desa Ngembal Kulon, Selasa (1/10/2019) siang. Selain membawa poster berisi gambar foto Khanafi lengkap dengan jargon kampanyenya, para pendukung Khanafi juga meneriakkan yel-yel di sepanjang jalan. Massa pendukung Khanafi juga melantunkan selawat di sepanjang jalan. Arak-arakan ini mencuri perhatian warga yang tinggal di sepanjang jalan yang dilewati massa pendukung Khanafi. Panitia Pilkades Ngembal Kulon Sutrisno membenarkan, Moh Khanafi merupakan bakal calon kades yang
Desa Ogah Talangi PBB Secara Kolektif

Desa Ogah Talangi PBB Secara Kolektif

INFO RAYA
(ayokudus) – Tidak adanya kebijakan pembayaran secara kolektif menjadi salah satu alasan masih adanya wajib pajak yang belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Eko Djumartono mengatakan, pembayaran PBB paling lambat Senin (30/9) lalu. Eko mengatakan, sebelumnya pemerintah desa bersedia membayarkan terlebih dahulu. Pembayaran secara kolektif itu memang bisa mendongkrak realisasi penerimaan PBB. Namun untuk saat ini pembayaran secara kolektif ditiadakan. “Ada objek pajak yang tidak diketahui keberadaan pemiliknya. Jika ada program talangan melalui pembayaran kolektif oleh Pemdes, dikhawatirkan tidak ada kepastian kapan pemiliknya akan membayar tanggungan pajaknya kepada pemerintah desa,” kata Eko. Real
Dampak Kemarau, 15 Desa di Kudus Krisis Air Bersih

Dampak Kemarau, 15 Desa di Kudus Krisis Air Bersih

INFO RAYA
(ayokudus) – Meski hujan dengan intensitas rendah mulai turun, terutama pada malam hari, sejumlah desa di Kabupaten Kudus masih mengalami krisis air bersih. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus mencatat, ada sebanyak 15 desa yang mengalami kesulitan air bersih. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pengajuan bantuan air bersih yang masuk ke kantornya terus bertambah. “Pemdes yang sudah mengajukan bantuan air bersih saat ini sebanyak 15 desa, tersebar di Kabupaten Kudus,” katanya, Senin (30/9/2019). Jika ditotal, permintaan air bersih hingga saat ini mencapai 196 tangki dengan kapasitas per tangki 5.000 liter. Kondisi paling parah antara lain di Desa Setrokalangan dan Kedungdowo di Kecamatan Kaliwungu dan Desa Tera
Tiga Anggota TNI “Nyalon” Pilkades

Tiga Anggota TNI “Nyalon” Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
Baliho Berisi Sosialisasi Pilkades (ayokudus) – Tak hanya masyarakat sipil, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 19 November, bakal diramaikan sejumlah anggota TNI yang maju sebagai bakal calon kades. Tiga orang anggota Kodim 0722 Kudus telah mengajukan izin untuk maju di Pilkades serentak. Komandan Kodim 0722 Kudus Letkol Arm Irwansyah membenarkan adanya anggotanya yang berencana maju di Pilkades serentak Kudus 2019. Sebelumnya ada lima anggota yang berniat maju di Pilakdes, namun hingga kemarin baru tiga orang anggotanya yang memastikan bakal maju di Pilkades. Ketiga anggotanya itu bakal maju di Pilkades Temulus, Kecamatan Mejobo, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, dan Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae. “Yang perlu dipahami adalah, sesuai ketentuan anggota TNI pun boleh maju di
Duh.. Taman Lampion Senilai Rp 2,5 Miliar Rusak Tak Terawat

Duh.. Taman Lampion Senilai Rp 2,5 Miliar Rusak Tak Terawat

INFO RAYA, WISATA
Taman Lampion Kudus Rusak Parah (ayokudus) – Taman lampion senilai Rp 2,5 miliar di areal Taman Krida mangkrak setelah dua tahun dibangun. Patung-patung berbentuk aneka satwa yang dipasangi lampu banyak yang rusak. Saat mulai beroperasi tahun 2017, taman lampion menjadi favorit keluarga untuk berwisata. Tak hanya dari Kudus, pengunjung juga banyak yang datang dari kabupaten tetangga. Tak terawatnya taman lampion Taman Krida ini disayangkan Ketua Fraksi Partai Nasdem Muhtamat. Muhtamat mengatakan, anggaran pembangunan taman lampion itu diusulkan saat dirinya menjabat ketua Komisi D DPRD Kudus. “Saat itu komisi kami yang membidangi Dinas Kebudayan dan Pariwisata menyetujui anggaran untuk pembangunan taman lampion. Harapan kami saat itu bisa menjadi destinasi wisata baru, sekaligus
Calon Kades Boleh Dari Luar Desa

Calon Kades Boleh Dari Luar Desa

INFO RAYA, POLITIK
(ayokudus) – Calon kepala desa yang maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 19 November, tidak harus warga yang berdomisili atau warga asli desa. Warga luar desa boleh ikut maju sebagai calon kepala desa lainnya. Kabid Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Arif Suwanto mecontohkan, warga desa A boleh saja maju dan mendaftar sebagai calon kepala desa B, atau sebaliknya. “Calon Kades Tidak harus warga setempat atau warga asli desa itu. Semua warga negara berhak ikut maju sebagai calon kades,” katanya. Ketentuan itu merupakan amanat Mahkamah Konstitusi (MK) yang dituangkan dalam Perbup Nomor 33 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 8 Tahun 2017. Ketentuan itu, lanjut Arif, sudah disosialisasikan pada rapat koordinas
Pilkades Serentak di Kudus Telan Rp 9,28 Miliar Duit APBD

Pilkades Serentak di Kudus Telan Rp 9,28 Miliar Duit APBD

INFO RAYA, POLITIK
Ilustrasi (ayokudus) – Pemkab Kudus mengalokasikan anggaran Rp 9,280 miliar untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 19 November mendatang. Anggaran tersebut dialokasikan kepada desa yang menggelar Pilkades, sesuai proporsi jumlah pemilih. Kabid Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Arif Suwanto mengatakan, jumlah bantuan keuangan untuk Pilkades kepada pemerintah desa jumlahnya bervariasi. Disebutkan, banketu paling kecil diberikan kepada Desa Kauman, Kecamatan Kota sebesar Rp 5,2 juta. Bantuan keuangan paling banyak diberikan kepada Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae sebesar Rp 187,7 juta. “Penghitungan alokasi bantuan keuangan untuk Pilkades ini dihitung dari jumlah pemilih di desa itu dikalikan sebesar Rp 15 ribu per p
Masan Selangkah Lagi Jadi Ketua DPRD Kudus Definitif

Masan Selangkah Lagi Jadi Ketua DPRD Kudus Definitif

INFO RAYA, POLITIK
Masan (berpeci) dan Ilwani setelah ditetapkan menjadi pimpinan DPRD Kudus (ayokudus) – Masan selangkah lagi kembali resmi menjabat ketua DPRD Kudus. Pernah menjabat sebagai ketua DPRD periode 2014-2019, Masan mundur karena maju di Pilkada Kudus 2017. Kini setelah terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kudus periode 2019-2024, ketua DPC PDIP Kabupaten Kudus itu tinggal menunggu pelantikan resmi menjadi ketua DPRD Kudus definitif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menetapkan empat pimpinan DPRD dan tujuh fraksi melalui rapat paripurna, Kamis (12/9) siang. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua dan Wakil Ketua sementara DPRD Kudus Masan dan Ilwani. Masan mengatakan, DPRD Kudus sebelumnya telah mengirim surat resmi ke empat DPC dan DPD yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kudu