POLITIK

Belasan Pasangan Suami Istri Bersaing di Pilkades

Belasan Pasangan Suami Istri Bersaing di Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Politik biaya tinggi membuat jumlah bakal calon kepala desa di sejumlah desa di Kabupaten Kudus sedikit. Karena alasan modal, Kades petahana pun tak memiliki lawan. Imbasnya, muncul calon bayangan yang tak lain istrinya sendiri. Pragmatisme endahnya minat warga di sejumlah desa untuk maju sebagai calon kepala desa memunculkan fenomena menarik. Belasan pasangan suami istri bakal bertarung di Pilkades serentak di Kabupaten Kudus, 19 November mendatang. Pilkades yang hanya diikuti dua orang bakal calon kades suami istri antara lain terpantau di sembilan desa yakni di Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Desa Bakalan Krapyak, Papringan, dan Banget, ketiganya di Kecamatan Kaliwungu. Pilkades di Desa Medini, Wonosoco, Lambangan, Karangrowo, Kecamatan Undaan, juga diiku
Seleksi Tambahan Balon Kades, Komisi A Ingatkan Panitia Jangan Main Mata

Seleksi Tambahan Balon Kades, Komisi A Ingatkan Panitia Jangan Main Mata

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Seleksi tambahan yang akan digelar pada Pilkades serentak di sejumlah desa yang memiliki bakal calon (balon) kades lebih dari lima menjadi kewenangan penuh pantia Pilkades di tingkat desa. Ketua Komisi A DPRD Kudus Nurhudi mengingatkan, panitia Pilkades di tingkat desa jangan main mata dengan balon kades tertentu. Wakil rakyat dari Partai Gerindra ini mengatakan, seluruh panitia Pilkades di tingkat desa harus mampu bersikap netral dan bekerja secara profesional. Komisi A akan memantau hasil pemeriksaan syarat administrasi desa-desa yang jumlah pendaftar Pilkades lebih dari lima orang. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus menyebutkan, ada lima desa yang bakal calon kadesnya lebih dari lima orang. JANGAN KELEWATAN :- 294 Orang Berebut
294 Orang Berebut Jadi Kades di 116 Desa di Kudus

294 Orang Berebut Jadi Kades di 116 Desa di Kudus

INFO RAYA, POLITIK, Uncategorized
ilustrasi ayokudus – Sebanyak 294 bakal calon kepala desa mendaftar Pilkades serentak di 116 desa di Kabupaten Kudus. Sejumlah desa berpotensi menggelar seleksi tertulis karena bakal calon yang mendaftar lebih dari lima orang. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus menyebutkan, rekor jumlah bakal calon kades terbanyak yakni di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, sebanyak 13 orang. Desa lainnya yang bakal calon kades lebih dari lima orang yakni Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati sebanyak sebelas orang, Desa Gribig, Kecamatan Gebog sebanyak tujuh orang, Desa Tergo, Kecamatan Dawe sebanyak 12 pendaftar, dan Desa/Kecamatan Kaliwungu sebanyak enam orang. Sekretaris Kecamatan Kaliwungu Satria Agus Himawan membenarkan ada enam orang yang mendaftar kades di Desa Kaliwu
Kades Kedungdowo : Biaya Sertifikat Urusan Panitia PTSL

Kades Kedungdowo : Biaya Sertifikat Urusan Panitia PTSL

INFO RAYA, POLITIK
ilustrasi ayokudus – Sejumlah warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus melaporkan dugaan pungli program PTSL ke Kejari Kudus dan Polres Kudus. Menanggapi itu, Kades Kedungdowo Malkan mengatakan, urusan program PTSL diurusi oleh panitia tersendiri. “Untuk program PTSL ada panitia sendiri di tingkat desa. Saya belum bisa berkomentar banyak,” katanya singkat. BACA JUGA :- Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL Di Kabupaten Kudus, ada sebanyak 44 desa di delapan kecamatan yang menerima program PTSL. BPN Kabupaten Kudus menargetkan bisa melakukan sertifikasi atas 38 ribu bidang tanah melalui program tersebut. Musyawarah Jumlah itu berasal dari target pengurusan sebanyak 36 ribu bidang tanah pada tahun ini. Sisanya merupakan sisa pekerjaan tahun sebe
Selain Doorprize, Panitia Pilkades “Haram” Lakukan Ini

Selain Doorprize, Panitia Pilkades “Haram” Lakukan Ini

INFO RAYA, POLITIK
Panitia Pilkades mengikuti pembekalan di Pendapa Kabupaten Kudus (ayokudus.com) Pemerintah Kabupaten Kudus melarang semua panitia Pilkades di 116 Desa membagikan doorprize saat pelaksaanaan Pilkades serentak, 19 November mendatang. Pembagian doorprize biasanya digunakan untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Adi Sadhono Muwanto melarang keras panitia Pilkades membagikan doorprize dengan alasan apa pun. “Pembagian doorprize rawan memicu permasalahan hukum. Apalagi dalam anggaran Pilkades tidak dicantumkan alokasi untuk pengadaan doorprize,” katanya. BACA JUGA :- Calon Kades Boleh dari Luar Desa- Pilkades Serentak Telan Rp 9,28 Miliar Duit APBD- Tiga Anggota TNI Nyalon Pilkades Selain melarang pembagian doorpriz
Diarak Pendukungnya, Mantan Ketua KPU Kudus Daftar Pilkades

Diarak Pendukungnya, Mantan Ketua KPU Kudus Daftar Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
(ayokudus) – Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus Moh Khanafi ikut meramaikan hajatan pesta demokrasi di tingkat desa. Ia menjadi bakal calon kades yang mendaftar pertama di Pilkades Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sebelum ke balai desa, Khanafi diarak pendukungnya keliling Desa Ngembal Kulon, Selasa (1/10/2019) siang. Selain membawa poster berisi gambar foto Khanafi lengkap dengan jargon kampanyenya, para pendukung Khanafi juga meneriakkan yel-yel di sepanjang jalan. Massa pendukung Khanafi juga melantunkan selawat di sepanjang jalan. Arak-arakan ini mencuri perhatian warga yang tinggal di sepanjang jalan yang dilewati massa pendukung Khanafi. Panitia Pilkades Ngembal Kulon Sutrisno membenarkan, Moh Khanafi merupakan bakal calon kades yang
Tiga Anggota TNI “Nyalon” Pilkades

Tiga Anggota TNI “Nyalon” Pilkades

INFO RAYA, POLITIK
Baliho Berisi Sosialisasi Pilkades (ayokudus) – Tak hanya masyarakat sipil, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 19 November, bakal diramaikan sejumlah anggota TNI yang maju sebagai bakal calon kades. Tiga orang anggota Kodim 0722 Kudus telah mengajukan izin untuk maju di Pilkades serentak. Komandan Kodim 0722 Kudus Letkol Arm Irwansyah membenarkan adanya anggotanya yang berencana maju di Pilkades serentak Kudus 2019. Sebelumnya ada lima anggota yang berniat maju di Pilakdes, namun hingga kemarin baru tiga orang anggotanya yang memastikan bakal maju di Pilkades. Ketiga anggotanya itu bakal maju di Pilkades Temulus, Kecamatan Mejobo, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, dan Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae. “Yang perlu dipahami adalah, sesuai ketentuan anggota TNI pun boleh maju di
Calon Kades Boleh Dari Luar Desa

Calon Kades Boleh Dari Luar Desa

INFO RAYA, POLITIK
(ayokudus) – Calon kepala desa yang maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 19 November, tidak harus warga yang berdomisili atau warga asli desa. Warga luar desa boleh ikut maju sebagai calon kepala desa lainnya. Kabid Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Arif Suwanto mecontohkan, warga desa A boleh saja maju dan mendaftar sebagai calon kepala desa B, atau sebaliknya. “Calon Kades Tidak harus warga setempat atau warga asli desa itu. Semua warga negara berhak ikut maju sebagai calon kades,” katanya. Ketentuan itu merupakan amanat Mahkamah Konstitusi (MK) yang dituangkan dalam Perbup Nomor 33 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 8 Tahun 2017. Ketentuan itu, lanjut Arif, sudah disosialisasikan pada rapat koordinas
Pilkades Serentak di Kudus Telan Rp 9,28 Miliar Duit APBD

Pilkades Serentak di Kudus Telan Rp 9,28 Miliar Duit APBD

INFO RAYA, POLITIK
Ilustrasi (ayokudus) – Pemkab Kudus mengalokasikan anggaran Rp 9,280 miliar untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 19 November mendatang. Anggaran tersebut dialokasikan kepada desa yang menggelar Pilkades, sesuai proporsi jumlah pemilih. Kabid Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Arif Suwanto mengatakan, jumlah bantuan keuangan untuk Pilkades kepada pemerintah desa jumlahnya bervariasi. Disebutkan, banketu paling kecil diberikan kepada Desa Kauman, Kecamatan Kota sebesar Rp 5,2 juta. Bantuan keuangan paling banyak diberikan kepada Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae sebesar Rp 187,7 juta. “Penghitungan alokasi bantuan keuangan untuk Pilkades ini dihitung dari jumlah pemilih di desa itu dikalikan sebesar Rp 15 ribu per p
Masan Selangkah Lagi Jadi Ketua DPRD Kudus Definitif

Masan Selangkah Lagi Jadi Ketua DPRD Kudus Definitif

INFO RAYA, POLITIK
Masan (berpeci) dan Ilwani setelah ditetapkan menjadi pimpinan DPRD Kudus (ayokudus) – Masan selangkah lagi kembali resmi menjabat ketua DPRD Kudus. Pernah menjabat sebagai ketua DPRD periode 2014-2019, Masan mundur karena maju di Pilkada Kudus 2017. Kini setelah terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kudus periode 2019-2024, ketua DPC PDIP Kabupaten Kudus itu tinggal menunggu pelantikan resmi menjadi ketua DPRD Kudus definitif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menetapkan empat pimpinan DPRD dan tujuh fraksi melalui rapat paripurna, Kamis (12/9) siang. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua dan Wakil Ketua sementara DPRD Kudus Masan dan Ilwani. Masan mengatakan, DPRD Kudus sebelumnya telah mengirim surat resmi ke empat DPC dan DPD yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kudu