Minggu, Februari 23

WISATA

Duh.. Taman Lampion Senilai Rp 2,5 Miliar Rusak Tak Terawat

Duh.. Taman Lampion Senilai Rp 2,5 Miliar Rusak Tak Terawat

INFO RAYA, WISATA
Taman Lampion Kudus Rusak Parah (ayokudus) – Taman lampion senilai Rp 2,5 miliar di areal Taman Krida mangkrak setelah dua tahun dibangun. Patung-patung berbentuk aneka satwa yang dipasangi lampu banyak yang rusak. Saat mulai beroperasi tahun 2017, taman lampion menjadi favorit keluarga untuk berwisata. Tak hanya dari Kudus, pengunjung juga banyak yang datang dari kabupaten tetangga. Tak terawatnya taman lampion Taman Krida ini disayangkan Ketua Fraksi Partai Nasdem Muhtamat. Muhtamat mengatakan, anggaran pembangunan taman lampion itu diusulkan saat dirinya menjabat ketua Komisi D DPRD Kudus. “Saat itu komisi kami yang membidangi Dinas Kebudayan dan Pariwisata menyetujui anggaran untuk pembangunan taman lampion. Harapan kami saat itu bisa menjadi destinasi wisata baru, sekaligus
Bupati Kudus Gagas Lembaga Adat

Bupati Kudus Gagas Lembaga Adat

INFO RAYA, KULINER, WISATA
KUDUS - Ratusan warga berebut nasi kepel pada puncak kirab ampyang maulid di depan masjid wali Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (20/10) sore. Nasi kepel merupakan nasi yang dibungkus daun jati dengan lauk bumbu bothok. Tradisi ampyang maulid digelar warga Desa Loram Kulon pada peringatan Maulid (hari lahir) Nabi Muhammad SAW. Bupati Kudus HM Tamzil yang hadir pada karnaval kirab mengapresiasi masih dilestarikannya tradisi tersebut. Menurut Tamzil, desa-desa di Kabupaten Kudus yang memiliki potensi budaya perlu membentuk lembaga adat dan budaya. Lembaga ini berfungsi untuk memperkuat warisan adat atau budaya turun temurun yang masih dilestarikan oleh warga desa. “Lembaga adat dan budaya penting untuk memperdalam atau mempertajam bentuk-bentuk adat atau buda