Minggu, Februari 23

Innocent Voice Rilis Album Perdana “Circle of Repeat”

Innocent Voice
Innocent Voice

(ayokudusdotcom) SKENA musik underground di Kabupaten Kudus kembali berisik seiring bakal dirilisnya “Circle of Repeat” oleh band metalcore Innocent Voice.

Album band yang terbentuk 2006 itu akan diluncurkan pada event Innocent Fest Vol 02 di Joglo Sawah Kudus, Sabtu (27/4/2019) malam.

Album perdana band yang digawangi Anto Tantowi (Vokal), Anza Arsand (Drum), Irul Ketapel Baja (Lead Guitar), Yunus (Bass), dan Aftar sebagai additional guitarist ini bermaterikan delapan lagu.

Anza Arsand, drummer Innocent Voice menuturkan, Album perdana ini berbicara banyak tentang kebiasaan manusia yang gemar membangun, sementara disaat yang bersamaan juga menghancurkan alam.

“Circle of Repeat mengulas bagaimana manusia kerap kali membangun, tetapi juga menghancurkan peradaban itu sendiri. Pesan moralnya mengkritisi sikap manusia di bumi,” kata Anza.

Dua band cadas Salahudin Al Ayubi (Solo) dan Sunday Sad Story (Semarang) bakal memanaskan venue peluncuran Cricle of Repeat. Band metal Kudus Reincarnation Of Hydra, Graoth, dan Nashr juga bakal menjadi headline event ini.

Sebelum merilis Circle of Repeat, Innocent Voice telah lebih dulu meluncurkan mini album “War Anthem 2007”, melalui kanal musik daring seperti iTunes, YouTube Music, Spotify, Amazon Music, Google Play, Pandora, hingga Deezer.

Mini album ini sekaligus sebagai bentuk “pemanasan” sebelum peluncuran full album perdana ini. Band yang sempat bongkar pasang personel ini juga sempat merilis singel “Reborn” di tahun 2015.

Single Malapetaka

Anza menuturkan, video klip single perdana “Malapetaka” sudah rampung dibuat. Rencananya, video klip akan diunggah di kanal youtube resmi Innocent Voice, hari ini.

“Proses penggarapan album memakan waktu dua tahun karena banyak yang perlu kami pertimbangkan untuk mematangkan materi album,” ujarnya.

Malapetaka dipilih menjadi single perdana ini karena menurut Anza, mewakili dari judul dan lirik keseluruhan album ini.

Dalam bait pertama Malapetaka, Innocent Voice menulis //Bencana berawal dari sebuah rencana/Aku akan mengarungi segala kelamku/Menggulung langit hitam malam penuh suram//.

Lewat Circle of Repeat, Innocent Voice membuktikan kreativitas musisi underground Kota Kretek belum punah, di tengah bongkat pasang personel dan gempuran malapetaka yang terus berulang. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *