Minggu, Februari 23

Kades Kedungdowo : Biaya Sertifikat Urusan Panitia PTSL

ilustrasi

ayokudus – Sejumlah warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus melaporkan dugaan pungli program PTSL ke Kejari Kudus dan Polres Kudus.

Menanggapi itu, Kades Kedungdowo Malkan mengatakan, urusan program PTSL diurusi oleh panitia tersendiri.

“Untuk program PTSL ada panitia sendiri di tingkat desa. Saya belum bisa berkomentar banyak,” katanya singkat.

BACA JUGA :
Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL

Di Kabupaten Kudus, ada sebanyak 44 desa di delapan kecamatan yang menerima program PTSL. BPN Kabupaten Kudus menargetkan bisa melakukan sertifikasi atas 38 ribu bidang tanah melalui program tersebut.

Musyawarah Jumlah itu berasal dari target pengurusan sebanyak 36 ribu bidang tanah pada tahun ini. Sisanya merupakan sisa pekerjaan tahun sebelumnya. Pengajuan program PTSL sudah ditutup 9 September lalu.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kudus Sarwanto membenarkan adanya laporan dugaan pungli pada program PTSL dari warga Desa Kedungdowo.

“Kami tengah mengkaji laporan ini apakah memenuhi pelanggaran hukum atau tidak. Tentunya sebagai penegak hukum, laporan dari warga kami terima,” katanya. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *