Minggu, Februari 23

Khoiful Mukhib, Juara Asian Games Tercepat Kedua di Ternadi

Foto:Khoiful Mukhib (Dok. Tim 76 Indonesian Downhill)

ayokudus – Sebanyak 15 rider bersaing untuk menjadi yang tercepat dalam Seeding Run kelas Men Elite di kejuaran 76 Indonesian Downhill 2019, yang digelar di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/10/2019).

Di lintasan sepanjang 2,3 kilometer, peraih medali emas pada Asian Games 2018 Khoiful Mukhib yang memperkuat 76 Team berada di urutan kedua. Ia mencatatkan waktu 3 menit 27,237 detik di kelas men elite.

Pahraz Salman Alparisi meraih catatan terbaik di kelas men elite dengan waktu 3 menit 23,836 detik. Sementara Popo Ariyo Sejati melengkapi tiga teratas Seeding Run dengan torehan waktu 3 menit 27,489 detik.

Sedangkan di kelas women elite, Tiara Andini Prastika berada di peringkat teratas dengan catatan 4 menit 00,587 detik. Kemudian disusul oleh Ayu Triya Andriana dengan catatan 4 menit 27 detik dan peringkat ketiga yakni Nia Vanessa dengan catatan waktu 4 menit 30 detik.

“Seeding run hari ini berjalan lancar ya. Official yang menjadi pemuncak seeding run. Di sini lebih panjang treknya. Juga cukup laju. Ada rock garden yang cukup panjang. kemudian kalau level kejuaraannya sama dengan yang di Bromo jadi UCI (Union Cycliste Internationale) kategori C1.

Terdaftar di kalender federasi dunia kelas C1. C1 itu poinnya cukup tinggi jadi rider yang berlomba di sini akan mendapat poin yang cukup besar. Rider di sini akan mendapat poin 60. Satu level di bawah continental, dengan poin tersebut atlet kita ini punya peringkat dunia lebih baik,” ujar Direktur Indonesian Downhill, Parama Nugroho.

Sementara Manager Team 76Rider Downhill, Rudy Purnomo mengatakan, dipilihnya Ternadi Bike Park sebagai lokasi pemungkas dalam ajang 76 Indonesian Downhill 2019 selain bertaraf internasional, treknya juga terbilang ekstrem.

“Dengan panjang trek 2,3 kilometer dengan rintangan alam yang sangat ekstrem sesuai denganstandar dunia. Yang ikut sekitar 200 atlet dari Indonesia dan dari berbagai negara seperti Hongkong dan Malaysia juga,” kata Rudy.

Ketatnya persaingan meraih gelar juara umum 76 Indonesian Downhill tahun ini tak lepas dari upaya 76Rider yang berkomitmen menyuguhkan kejuaraan kompetitif bagi para pecinta olahraga ekstrem.

Dan tentunya, hasil Seeding Run ini membuat persaingan di kelas Men Elite akan semakin memanas pada final run.

“Untuk seri terkahir di Ternadi Bike Park ini saya sangat yakin soalnya saya sendiri tuan rumah. Dan untuk persiapan juga sudah matang. Dan untuk obstacle yang di atas juga sangat menantang soalnya banyak rock garden yang baru terus trek panjangnya juga cukup,” kata Khoiful Mukhib. (Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *