Wartawan Kudus Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih

Warga mengambil air bersih bantuan PWI Kabupaten Kudus di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (10/10). (foto : ayokudus)

ayokudus – Krisis air bersih masih dirasakan warga yang tinggal di wilayah Kabupaten Selatan. Selain sumur mengering, pasokan air dari PDAM Kabupaten Kudus pun hanya mengalir dua hari sekali.

Melihat kondisi itu membuat wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menggelar bakti sosial berupa dropping air bersih untuk warga.

Kegiatan dropping air bersih dimulai di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan. Rencananya, bantuan air bersih juga akan disalurkan kepada warga di Desa Terangmas, Lambangan, dan Kutuk secara bertahap.

Desa Glagahwaru mengalami kesulitan air bersih sejak tiga bulan yang lalu. Satu mobil tangki air yang didatangkan, langsung diserbu warga. Dengan menggunakan berbagai wadah, warga antusias menerima bantuan air bersih tersebut.

BACA JUGA :
Belasan Pasangan Suami Istri Bersaing di Pilkades
Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Pungli PTSL

Kesempatan itu dimanfaatkan warga untuk memenuhi bak kamar mandi hingga tempat penampungan dengan air bersih yang dikirimkan. Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas mengatakan, PWI mengalokasikan total sebanyak 25 tangki air bersih, atau setara 125 ribu liter air.

“Dropping air perdana kami salurkan ke Glagahwaru karena ada salah seorang perangkat desa yang menghubungi awak media meminta akses bantuan air bersih. Untuk Glagah Waru kami alokasikan sebanyak lima tangki air bersih,” kata Annas, Kamis (10/10).

Annas mengatakan, penyediaan air bersih tersebut merupakan kerjasama antara PWI Kudus, serta didukung PT Semen Gresik Pabrik Rembang serta Pura Group. Air bersih nantinya akan didistribusikan secara bertahap ke desa-desa yang membutuhkan.

Bantuan dropping air bersih tersebut diharapkan mampu sedikit meringankan beban masyarakat di desa yang kesulitan mendapat air bersih mengingat sumur dan tempat penampungan air sudah mengering. “Ini juga bagian kepedulian PWI Kudus terhadap warga yang membutuhkan batuan di musim kemarau” katanya.

Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas dan perwakilan PT Semen Gresik Suwoko saat penyaluran air bersih di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (10/10). (foto : ayokudus)

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan pihaknya mendukung kegiatan bakti sosial yang dilakukan PWI Kudus. Melalui program CSR, PT Semen Gresik tak hanya mengucurkan bantuan air bersih di wilayah Kudus saja.

Menurutnya, sejak Januari hingga Oktober 2019, jajarannya sudah mengucurkan bantuan 675.000 liter air bersih untuk ribuan warga yang ada di puluhan desa belasan kecamatan wilayah Kabupaten Rembang maupun sekitarnya.

Terpisah, Perangkat Desa Glagahwaru Wahyu Himawan mengaku berterima kasih atas bakti sosial yang dilakukan PWI Kudus. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sumur warga saat ini sudah kering. Sementara, air dari PDAM hanya keluar dua hari sekali dan itu pun pada jam-jam tertentu. Bantuan air bersih ini tentu sangat bermanfaat bagi warga,” katanya. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *